Pengelasan paku keling banyak digunakan dalam konstruksi, pembuatan boiler, jembatan kereta api, dan struktur logam.
Karakteristik utama dari pengelasan paku keling adalah: proses sederhana, sambungan yang andal, tahan getaran, dan tahan benturan. Dibandingkan dengan pengelasan, kekurangannya adalah: struktur yang besar, lubang paku keling yang lemah, kekuatan penampang bagian yang disambung hanya 15% hingga 20%, intensitas kerja tinggi, kebisingan tinggi, dan efisiensi produksi rendah. Oleh karena itu, pengelasan paku keling tidak seekonomis dan seketat pengelasan.
Dibandingkan dengan sambungan baut, paku keling lebih ekonomis dan ringan, sehinggacocok untuk instalasi otomatisNamun, pengelasan paku keling tidak cocok untuk material yang terlalu tebal, dan material yang lebih tebal membuat pengelasan paku keling menjadi lebih sulit. Secara umum, pengelasan paku keling tidak cocok untuk menahan tegangan karena kekuatan tariknya jauh lebih rendah daripada kekuatan gesernya.
Karena perkembangan pengelasan dan sambungan baut berkekuatan tinggi, penerapan paku keling secara bertahap menurun. Paku keling hanya digunakan pada struktur logam yang menahan beban benturan atau getaran yang berat, atau dalam situasi di mana teknologi pengelasan terbatas, seperti rangka derek, jembatan kereta api, pembuatan kapal, mesin berat, dll., tetapi paku keling masih menjadi metode utama dalam penerbangan dan pesawat ruang angkasa.
Selain itu, sambungan paku keling terkadang digunakan padakoneksi komponen non-logam(seperti sambungan antara pelat gesekan pada sepatu rem dan sepatu rem atau sabuk rem)
Waktu posting: 13 November 2023

